BerandaKabar Buruh & KerjaSaid Iqbal Soroti Data Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan: Apa Implikasinya bagi Pekerja?

Said Iqbal Soroti Data Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan: Apa Implikasinya bagi Pekerja?

Published on

spot_img

Halo Rekan SiapKerja!

Kabar terbaru datang dari Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, yang menyoroti data kepesertaan Jaminan Hari Tua (JHT) di BPJS Ketenagakerjaan. Isu ini muncul setelah adanya diskusi mengenai usulan penghapusan pajak atas JHT, di mana terdapat klaim bahwa 95% peserta memiliki saldo di bawah Rp50 juta.

Said Iqbal mempertanyakan validitas data tersebut karena potensi adanya duplikasi penghitungan. Beliau berargumen bahwa banyak pekerja kontrak jangka pendek atau pekerja informal yang mengambil JHT berulang kali, sehingga angka tersebut dinilai tidak mencerminkan saldo rata-rata buruh yang sebenarnya.

Dalam pandangan Said Iqbal, saldo rata-rata JHT pekerja bisa mencapai Rp80 juta. Hal ini penting karena menyentuh batasan pengenaan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 atas JHT.

Landasan Regulasi Terkait Pengenaan Pajak

Sebagai catatan untuk Sobat SiapKerja, pengenaan pajak atas JHT diatur dalam regulasi perpajakan yang bersifat final. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 68 Tahun 2009, disebutkan bahwa:

“Penghasilan berupa uang pesangon, uang manfaat Pensiun, tunjangan hari tua, atau jaminan hari tua yang dibayarkan sekaligus dikenai pemotongan Pajak Penghasilan yang bersifat final.” (Selengkapnya, cek di sini:https://peraturan.bpk.go.id/Details/5086/pp-no-68-tahun-2009)

Apa Implikasinya bagi Anda?

  1. Pentingnya Akurasi Data: Perbedaan persepsi mengenai data saldo ini memengaruhi kebijakan pajak yang akan diterapkan.
  2. Perlindungan Pekerja: Said Iqbal menekankan pesan Presiden Prabowo Subianto agar negara senantiasa berpihak pada perlindungan pekerja dan rakyat kecil.
  3. Pemantauan Saldo: Rekan SiapKerja disarankan untuk selalu memantau saldo JHT Anda secara berkala melalui aplikasi JMO agar Anda memiliki data yang akurat mengenai tabungan masa depan Anda sendiri.

Kami akan terus memantau pertemuan antara pihak serikat pekerja dengan BPJS Ketenagakerjaan dan Kementerian Keuangan untuk memastikan hak-hak pekerja tetap terlindungi dengan adil.

Latest articles

Panduan PKWT dan PKWTT: Cara Cerdas Memilih Kontrak Kerja untuk Fresh Graduate

Bingung bedanya karyawan kontrak (PKWT) dan tetap (PKWTT)? Pahami Panduan PKWT dan PKWTT, hak, kewajiban, serta aturan hukumnya agar tidak salah langkah saat tanda tangan kontrak pertama.

Cara Menjawab Gaji yang Diharapkan Saat Interview Kerja Tanpa Gugup (+ Contoh Jawaban)

Bingung saat ditanya ekspektasi gaji oleh HR? pahami Cara Menjawab Gaji yang Diharapkan Saat Interview Kerja. Pelajari strategi riset pasar, teknik rentang angka, serta landasan hukum pengupahan agar kamu bisa bernegosiasi secara percaya diri.

Mau Cairkan JHT Pasca-Resign? Cek Prosedur Pencairan Saldo JHT di Atas vs di Bawah 10 Juta dan Solusi Tanpa Paklaring!

Mau mencairkan saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan setelah resign? Simak panduan lengkap prosedur pencairan untuk saldo di bawah dan di atas Rp10 juta, kanal klaim terbaik antara JMO vs Lapak Asik, hingga solusi legal jika tidak punya paklaring.

PP Nomor 60 Tahun 2015

Dokumen ini merupakan informasi mengenai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 Tahun 2015 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2015 Tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Hari Tua. Peraturan ini ditetapkan di Jakarta pada tanggal 12 Agustus 2015 oleh Pemerintah Pusat dan resmi berlaku sejak diundangkan pada tanggal yang sama. Peraturan Pemerintah ini mengubah beberapa ketentuan dalam PP Nomor 46 Tahun 2015 guna menyesuaikan tata cara dan syarat penyelenggaraan program Jaminan Hari Tua (JHT) bagi peserta. Saat ini, peraturan tersebut berstatus masih berlaku.

More like this

Panduan PKWT dan PKWTT: Cara Cerdas Memilih Kontrak Kerja untuk Fresh Graduate

Bingung bedanya karyawan kontrak (PKWT) dan tetap (PKWTT)? Pahami Panduan PKWT dan PKWTT, hak, kewajiban, serta aturan hukumnya agar tidak salah langkah saat tanda tangan kontrak pertama.

Cara Menjawab Gaji yang Diharapkan Saat Interview Kerja Tanpa Gugup (+ Contoh Jawaban)

Bingung saat ditanya ekspektasi gaji oleh HR? pahami Cara Menjawab Gaji yang Diharapkan Saat Interview Kerja. Pelajari strategi riset pasar, teknik rentang angka, serta landasan hukum pengupahan agar kamu bisa bernegosiasi secara percaya diri.

Mau Cairkan JHT Pasca-Resign? Cek Prosedur Pencairan Saldo JHT di Atas vs di Bawah 10 Juta dan Solusi Tanpa Paklaring!

Mau mencairkan saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan setelah resign? Simak panduan lengkap prosedur pencairan untuk saldo di bawah dan di atas Rp10 juta, kanal klaim terbaik antara JMO vs Lapak Asik, hingga solusi legal jika tidak punya paklaring.